Aveef' Blog
Fastabiqul Khoirot !
Fastabiqul Khoirot !
Jan 4th
Suatu sore yang hangat di sebuah masjid bernama Al-Azhar di kampung Suryowijayan kota Yogyakarta. Aku sedang berada disana untuk mengajari adik-adikku membaca qur’an dengan buku iqro, menuntun mereka untuk taat kepada Allah, dan belajar bersama-sama anak-anak yang selalu riang gembira itu tentang kehidupan.
Hari itu aku akan memberi tugas kepada anak-anak santri TPA Melati Muda tentang surat pendek. Lalu kutulis dengan spidol di papan tulis putih instruksinya.. seperti ini,
Tugas Hari ini
——————–
Menulis surat Al-Humazah
wokay! ^^
Setelah itu, aku bagikan kepada masing-masing anak buku Juz ‘Amma dan kutunjukkan halaman dimana Surat Al-Humazah berada. Jadi tak perlu lagi aku menyalinnya di papan. Semua santri pun sibuk menulis, kecuali anak-anak yang kelebihan energi, mereka berlari-lari, lompat-lompat, berteriak kesana kemari.
Setelah beberapa saat, tiba-tiba Khalisa datang kepadaku. Khalisa adalah salah satu murid TPA, seorang anak yang masih bersekolah di TK Besar. Dengan muka kiut yang menggemaskan dia menyerahkan buku tulisanya kepadaku sambil berkata “Mas, aku uda selesai nulis tugasnyah..”, “Waah hebat! kamu sudah menulis surat Al-Humazah ya? cepat sekali” ujarku menimpalinya. Dia pun hanya tertawa “hehe.. hehehe, .” sambil mendongakkan kepalanya seraya menunjukkan giginya atasnya yang lucu itu. Aku sempat sedikit kaget, hebat sekali anak ini masih TK bisa menulis surat Al-Humazah. Tak sabar ingin melihat pekerjaannya, aku pun membuka bukunya. Dan tahukah apa yang ditulisnya?
dengan tulisan tangan kirinya yang mletot-mletot hurufnya bergaya khas anak-anak dan berjarak acak tak teratur antar kata maupun huruf sampai menghabiskan satu halaman buku penuh karena tulisannya yang besar besar itu dia menuliskan…
‘tugas hari ini — menulis surat Al-Humazah . . wokay! ^^’
“Haha hahaha..” seketika ku tertawa. Makanya kok menulisnya cepat sekali, bahkan dikumpulkan pertama kali. Ternyata ini yang ditulisnya. “Alangkah lucunya anak ini..” ujarku dalam hati. Tentu usahanya harus diapresiasi, kuberi nilai paraf besar dengan tanggal dan tanda tangan, tak lupa pula cap bintang tiga buah. Dengan seyum lebar merekah ku berikan kembali buku tulisnya sambil mengacungkan jempol dan berkata “Sippp! Khalisa pinter..”
Oh anak-anak… selain polah tingkah nakalnya, selalu ada kelucuan yang sanggup membuat wajah menampakkan senyumnya karena keluguan mereka yang menggembirakan.
Nov 9th
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :
Murid 1 = ” Orang tua “
Murid 2 = ” Guru “
Murid 3 = ” Teman “
Murid 4 = ” Kaum kerabat “
Imam Ghazali = ” Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185) ”
Murid 1 = ” Negeri Cina “
Murid 2 = ” Bulan “
Murid 3 = ” Matahari “
Murid 4 = ” Bintang-bintang “
Iman Ghazali = ” Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun keadaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama ”
Murid 1 = ” Gunung “
Murid 2 = ” Matahari “
Murid 3 = ” Bumi “
Imam Ghazali = ” Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”
Murid 1 = ” Baja “
Murid 2 = ” Besi “
Murid 3 = ” Gajah “
Imam Ghazali = ” Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”
Murid 1 = ” Kapas”
Murid 2 = ” Angin “
Murid 3 = ” Debu “
Murid 4 = ” Daun-daun”
Imam Ghazali = ” Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT . Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “
Murid- Murid dengan serentak menjawab = ” Pedang “
Imam Ghazali = ” Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “
-dari status seorang teman di facebook, semoga bermanfaat..
Sep 20th
Pada paruh ketiga terakhir di tahun 2011 kali ini, berbagai bencana kekeringan melanda sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya adalah Gunung Kidul. Gunung Kidul adalah daerah di wilayah Jogja yang masih satu propinsi dengan tempat kami. Untuk itu kami pun tentu merasa harus ikut bertindak untuk membantu menanggulangi musibah ini. Maka Pemuda Mumahhadiyah dan Nasyi’atul ‘Aisyiyah Suryowijayan mengadakan acara Penggalangan Dana untuk warga muslim se-Suryowijayan. Acara penggalangan dana ini berupa menonton film bersama (nonton bareng) sebuah film inspirasional yang berjudul “Alangkah Lucunya Negeri Ini” karya Dedy Mizwar.
Berikut ini Publikasinya : (klik pada gambar untuk memperbesar)

Waktu & Tempat:
Minggu, 25 September 2011
pukul 19.45 – selesai
di Masjid Al-Azhar RW06 Suryowijayan
Acara ini bersifat GRATIS! Bawalah infaq sebanyak-banyaknya untuk membantu saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan dan uang kita. Untuk itu kedatangan sahabat serta saudara semua sangatlah diharapkan.
denah lokasi via Google Maps:
Lihat Masdjid Al-Azhar di peta yang lebih besar
Sep 20th
Ketika jiwa dan hati berbicara dengan kejujurannya yang terdalam.. dan lidah yang hampir kelu mengucap syair – syair cinta yang begitu indah. Tak terasa jiwa yang tersentuh membuat air mata dapat mengalir begitu saja karena getarannya..
Wahai Tuhan jauh sudah
lelah kaki melangkah
aku hilang tanpa arah
rindu hati sinarMu
wahai Tuhan aku lemah
hilang terumur noda
hapuskanlah terangilah
jiwa di hitam jalanku
ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
Sang Maha Pengampun dosa
Ya robbi, ijinkanlah
aku kembali padamu
meski mungkin takkan sempurna
aku sebagai hambamu
ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
Sang Maha Pengampun dosa
berilkanlah aku
kesempaatn waktu
aku ingin kembali
kembali…
dan meski aku tak layak
sujud padamu
dan sungguh tak layak
aku…
.: Opick – Taubat
More >
Jul 19th
Pemuda Muhammadiyah & Nasyiatul ‘Aisyiyah Suryowijayan bekerja sama dengan AMM Mantrijeron akan mengadakan Pelatihan Asatidz Ustadz & Ustadzah. Acara ini merupakan rangkaian dari acara Ramadhan 1433 H Angkatan Muda Muhammadiyah Suryowijayan.
————————————————
Pelatihan Asatidz Ustadz & Ustadzah TPA
Tema : “Menjadi Ustadz & Ustadzah yang Cerdas dengan Metode Bermain, Cerita, Menyanyi”
bersama Ustadz Wuntad Wawan Sembodo, S.Ag (Sanggar Pecinta Anak Yogyakarta)
Minggu, 24 Juli 2011
pukul 06.30 – 09.00
di Musholla Adz Dzakirin Suryowijayan
Mantrijeron, Yogyakarta
Acara ini bersifat
Jumlah Peserta Terbatas
Cara Pendaftaran :
Kirimkan data calon peserta,
• Nama Lengkap
• Asal TPA/Masjid
• Nama Kampung asal TPA/Masjid
ke 08175487793 – Annisa
————————————————
More >
Jul 6th
Ketika kita berdoa, meminta serta memohon kepada Rabb kita Tuhan semesta alam.. akan lebih baik apabila kita bisa menyebut nama-namaNya. Sesuai dengan doa yang kita utarakan..
“Allah memiliki Asmaa’ ulHusna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama yang baik itu…” – (QS. Al-A’raaf : 180)
Asma Al-Husna
Allah الله Allah
1 Ar Rahman الرحمن Yang Maha Pengasih
2 Ar Rahiim الرحيم Yang Maha Penyayang
3 Al Malik الملك Yang Maha Merajai/Memerintah
4 Al Quddus القدوس Yang Maha Suci
5 As Salaam السلام Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6 Al Mu`min المؤمن Yang Maha Memberi Keamanan
7 Al Muhaimin المهيمن Yang Maha Pemelihara
8 Al `Aziiz العزيز Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
9 Al Jabbar الجبار Yang Maha Perkasa
10 Al Mutakabbir المتكبر Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11 Al Khaliq الخالق Yang Maha Pencipta
12 Al Baari` البارئ Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13 Al Mushawwir المصور Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)
14 Al Ghaffaar الغفار Yang Maha Pengampun
15 Al Qahhaar القهار Yang Maha Memaksa
16 Al Wahhaab الوهاب Yang Maha Pemberi Karunia
17 Ar Razzaaq الرزاق Yang Maha Pemberi Rejeki
18 Al Fattaah الفتاح Yang Maha Pembuka Rahmat
19 Al `Aliim العليم Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20 Al Qaabidh القابض Yang Maha Menyempitkan (makhluknya)
21 Al Baasith الباسط Yang Maha Melapangkan (makhluknya)
22 Al Khaafidh الخافض Yang Maha Merendahkan (makhluknya)
23 Ar Raafi` الرافع Yang Maha Meninggikan (makhluknya)
24 Al Mu`izz المعز Yang Maha Memuliakan (makhluknya)
25 Al Mudzil المذل Yang Maha Menghinakan (makhluknya)
26 Al Samii` السميع Yang Maha Mendengar
27 Al Bashiir البصير Yang Maha Melihat
28 Al Hakam الحكم Yang Maha Menetapkan
29 Al `Adl العدل Yang Maha Adil
30 Al Lathiif اللطيف Yang Maha Lembut More >